Problems

Before I start writing this post,I have to promise to my self.This won’t be a draft.Finish it,and publish it right away.

Everybody have a problem or maybe problems.Ketika saya masih berusia sekitar 10 tahun,pergi sekolah di hari sabtu adalah masalah besar.Masalah yang membuat saya tegang gelisah selama sehari menjelang hari sabtu (pada saat itu siswa SD masih belajar pada hari sabtu).Guru Agama yang mengajar di kelas saya dahulu,benar2 menyebalkan,dan (menurut saya saat itu) sangat galak.Sampai akhirnya teman saya yang sudah lelah melihat saya bolos tiap hari sabtu,meyakinkan saya bahwa Guru Agama tidak akan masuk,dan memaksa saya untuk masuk sekolah.Saya pun masuk sekolah,dan hari sabtu berikutnya saya sudah mulai tidak peduli lagi.

Saya berusia 17 tahun.(Alm) Ibu saya sakit keras,biaya rumah sakit yang besar,keuangan yang sebaliknya,semakin menipis.Saat itu saya sempat berpikir “Damn,why can’t I be a normal 17 years-old-girl ? having fun,studying for college,enjoying my teenage life ..”.Tapi,untungnya saat itu saya memiliki seseorang,seseorang yang menginspirasi saya dalam berbagai hal,yang mengajari saya banyak hal.Mengutip satu frase yang saya baca di buku Eat,Pray,Love :

Dal centro della mia vita venne una grande fontana ..

Ya,mungkin perumpamaan “grande fontana” tidak begitu jelas hubungannya.(Okay fine honestly I quote this phrase because I feel it so perfect for him ).Bila saya sedang ada masalah dia pernah berkata :

“Jangan tundukkan kepalamu.Tegak,hadapi masalahnya.Tapi tenang saja,jangan terlalu dipikirkan juga,simpan tenagamu untuk masalah2 yang lebih besar di waktu yang akan datang.Jangan buang2 tenagamu untuk masalah yang sekarang sedang terjadi.”

Sejak saat itu saya belajar,ya tentu saja,masalah besar buat jadi kecil,masalah kecil hilangkanlah.Terlalu dipikirkan hanya buang buang tenaga.Dengan logika seperti itu saya melewati masa2 itu.

Sampai beberapa hari yang lalu.Saya,18 tahun.Kembali di hadapi dengan masalah yang ternyata memang berat.Saya sendiri tidak menyadari itu adalah suatu masalah yang besar,berat,ataupun complicated,karena mind-set saya.Tidak ada masalah yang besar ataupun berat.Kalaupun ada kecilkan,lalu selesaikan.Tapi,ternyata ini tidak bisa begitu saja di kecilkan lalu selesaikan.Masalah yang satu ini membuat saya gelisah sepanjang hari,adrenalin saya berpacu,membuat jantung saya berdetak lebih cepat dari biasanya,sepanjang hari.

Jangan tundukkan kepalamu,tegak,hadapi masalahnya.

And again,he inspires me to do what I have to do.I talk to my family differently than before,not only talk.I share with them what I feel,what I want,and what we should do about it.Thanks God,for giving me him in my life.

Oh yeah,and again I remembered the phrase

.. tenang saja,jangan terlalu dipikirkan juga,simpan tenagamu untuk masalah2 yang lebih besar di waktu yang akan datang.Jangan buang2 tenagamu untuk masalah yang sekarang sedang terjadi ..

So,the point is guys,

don’t u ever feel like you are the most pathetic person in the world,feel like having the biggest problem in the world,like u hold the weight of a world in your shoulder,life is hard so don’t make it harder by thinking too much about it.

Especially for youth people,

when you’re young,everything’s feel like the end of the world.It’s not.It’s just a beginning.

P.S
Thanks to you,for always be there for me,give me strength,bring joy to my life,thank you.

Oh no,too personal huh?

2 Comments Add yours

  1. Fathur says:

    Curhat buuuu

  2. lu mulai aneh nih,komen di setiap post gw dengan komen yg ga penting *copy paste*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *