Eat,Pray,Love

Gw lagi ke Gramed,liat2 buku best seller disana.Melihat buku Eat,Pray,Love,judulnya aneh dan unik jadi gw baca bagian belakang cover bukunya.Wah keliling dunia ke Italia,India,dan Indonesia!! Tertarik deh baca,berhubung,seperti biasa,bukunya kemahalan,ga jadi deh beli nya.Lalu sekitar 2 bulan yang lalu,semenjak tahu si neneng Pretty Woman ini mo main film Eat,Pray,Love jadi makin curious,kyk apa sih ceritanya mpe dibikin film.Akhirnya gw pergi ke Pittimoss buat pinjem tuh buku.

Konyol juga,waktu itu gw kesana nanya buku Eat,Pray,Love,mereka ketawa – ketawa.Ngakak.Nyebelin banget.

“Ada yah,makan doa cinta? buku apa tuh?”

Sial,padhal seminggu sebelumnya,gw kesana dan liat tuh buku,gw cuma lupa buku itu ditaro di rak sebelah mana.Mereka kelihatan banget males nyari tuh buku.Oke,gw balik akhirnya,dateng beberapa hari kemudian,dan dapet buku itu langsung dengan bantuan operator yang emang lebih senior.

Okay,enough with unnecessary chit chat.Seperti yang pernah gw tulis di postingan sebelumnya,buku ini nyeritain perjalanan Elizabeth Gilbert,sang penulis,ke Italia,India,dan Indonesia.Dia mengalami depresi dari kegagalan pernikahannya,serta patah hati dengan kekasih barunya.Dia memutuskan untuk mengadakan perjalanan ke tiga negara tersebut dengan harapan dapat menyembuhkan dirinya.

Apa yang membuat buku ini bagus? Dari hal kecil,judul.rasanya pas sekali,Eat,Pray,Love.Di Italia,she’s having alot of food experience.Makan pizza terbaik di dunia,sarapan pagi di cafe sambil melihat fountain indah di sana,dan makan malam di restoran yang berbeda.Di India,all she did,was pray,yoga,meditation.Searching for God.Di Indonesia,dia menemukan cintanya.Cerita mengenai pencarian Tuhan,pencarian kebahagiaan,pencarian jati dirinya sendiri pun disampaikan dengan menarik.Saat dia mencoba mencari kata yang mencerminkan dirinya,membuat saya sendiri ikut berpikir,kata apa yang mencermikan saya ? Hanya satu kata.

Disini juga diceritakan mengenai keindahan2 kota Italia,makanan2 lezat disana.Dan bagaimana kehidupan di Ashram saat dia berada di India.Bangun pukul setengah 3 pagi,kemudian bermeditasi bersama.Dan saat di Indonesia,you have to hear it guys,dia menyadari bahwa orang2 Indonesia kebanyakan koruptor.Amazing isn’t it?Ya,dia mengalami kesulitan saat memperpanjang visa dan dia terpaksa membayar sejumlah uang secara ilegal agar bisa memperpanjang visa nya.Lucu sekali.

Mungkin kita tidak perlu keliling dunia seperti Elizabeth untuk mencari kebahagiaan,Tuhan,atau cinta,just take a look around happy syukuri apa yang telah kita miliki

Like Elizabeth her-self said :

“We search for happiness everywhere, but we are like Tolstoy’s fabled beggar who spent his life sitting on a pot of gold, under him the whole time. Your treasure–your perfection–is within you already. But to claim it, you must leave the buy commotion of the mind and abandon the desires of the ego and enter into the silence of the heart.”

Btw,waktu gw balikin tuh buku ke Pittimoss,operatornya bilang

“Bagus yah bukunya si Elizabeth Gilberth” dodollllll

5 Comments Add yours

  1. Fathur says:

    Kata yg mencermin kan Pey ( Ton2 or piggy ) eh itu 2 kata yach he he he big grin

  2. enak aja lu tongue
    apa yah,ga tau nih,masih cari2 juga

  3. Fathur says:

    eat eat and eat

    ha ha ha ha

  4. lu mulai aneh nih,komen di setiap post gw dengan komen yg ga penting *copy paste*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *